Kegelisahan di Suatu Pagi

"There is nothing to writing. All you do is sit down at a typewriter and bleed." - Ernest Hemingway Sebagai pemuda yang menggemari sastra dan ingin sekali menulis dengan gaya bertutur naratif dan diskriptif dengan baik, saya seringkali kecewa ketika tidak mampu menulis seperti yang saya inginkan. Tidak ada ide sering menjadi kambing hitam yang … Continue reading Kegelisahan di Suatu Pagi

Advertisements
kotemplasi, merenung, perenungan

Perenunga-Perenungan di Penghujung Malam

Dalam sebuah perenungan di penghujung malam di waktu-waktu aku tidak bisa tidur itu, terpikirkan sebuah pertimbangan (lebay mode on): lebih penting mana penampilan yang indah atau isi kepala yang berisi dengan banyak ide kreatif. Yang pertama akan tampak indah ketika perjumpaan pertama kali sebelum ngobrol ngalor ngidul, sedangkan yang kedua akan semakin indah setelah mengenal … Continue reading Perenunga-Perenungan di Penghujung Malam

Bagaimana Membunuh Rasa Bosan dari Seseorang yang Tak Banyak Kegiatan

Tak ada kebosanan maupun kemalangan yang menimpa orang yang suka menulis dan membaca. Baginya, saat-saat tidak ada uang atau sedang malas ke luar rumah, ada saja hal yang dilakukannya. Apalagi kalau bukan membaca dan menulis. Saat sudah merasa bosan membaca, ia bisa beralih menulis. Begitu seterusnya sampai kebosanan berikutnya melingkupi hidupnya yang tidak banyak kegiatan … Continue reading Bagaimana Membunuh Rasa Bosan dari Seseorang yang Tak Banyak Kegiatan

Menerima Takdir dan Menjalaninya hingga Akhir

Tumbuh sebagai pemuda yang menggantikan kewajiban sang ayah menafkahi keluarga dan mengayomi adik-adiknya yang satu diantaranya keterbelakangan mental, tentu bukan pilihan populer. Lebih enak, menjadi pemuda bebas. Dengan kata lain, hanya mengurus dirinya sendiri. Merantau menuntut ilmu, memiliki pekerjaan, kenal dengan wanita idaman, lalu menikah dan hidup bahagia. Tentu jalan hidup yang lebih banyak peminatnya. … Continue reading Menerima Takdir dan Menjalaninya hingga Akhir

Mencintai dengan Sederhana

Menurutku kemesraan itu tidak perlu diumbar berlebihan. Cukup nikmati saja berdua. Bukankah kemesraan itu tidak perlu mendapatkan pengakuan dari orang lain. Biasanya yang dipamerkan itu saat-saat bahagia saja. Sementara dalam hubungan itu pasti akan ada masalah entah besar atau kecil. Di saat-saat seperti itu pastinya kamu akan menutup rapat-rapat. Tidak ingin orang lain tahu. Nah, … Continue reading Mencintai dengan Sederhana