Di Bangku Taman

Tak ada sepatah katapun terucap dari bibirku juga bibirnya. Dalam kesepakatan yang tidak diutarakan itu, kami sepakat untuk tidak saling menyapa. Pandanganku lurus ke depan, sementara dia asyik membaca buku. Selain kami, ada bangku taman yang sedari tadi diam meski kami duduki bermenit-menit. Pagi itu, angin berhembus pelan membawa kesejukan ketika mentari sedang terik. Pucuk-pucuk … Continue reading Di Bangku Taman