Tags

, , , ,

Dengan mengetahui hakikat kehidupan, kita menjadi mengerti jalan mana yang mesti kita tempuh. Disamping itu, manusia terlahir dengan potensi kehidupan berupa naluri-nalurinya. Manusia juga memiliki kecenderungan tertarik terhadap berbagai hal.

Nah untuk memahami hakikat hidup itu, dapat kita ketahui dengan mempelajari Islam. Kita akan menjadi diri kita yang sesungguhnya jika diri kita memahami ajaran Islam. Kemudian dari situ kita memadukan impian-impian dalam hidup dengan ajaran Islam sebagai pedomannya. Sehingga terlahir sebuah impian yang akan kita wujudkan di dunai ini dalam rangka mencari bekal menuju kehidupan selanjutnya. Dan impian-impian itulah yang akan menambah daya hidup kita.

lunar-albiruni

Sebuah ilustrasi pergerakan fase bulan dari buku karya Abu Rayhan al-Biruni, via: Islam For World

Tulisan di atas tercipta setelah membaca Novel The Alchemistnya Paulo Coelho. Jadi sedikit banyak terpengaruh dengan konsep mewujudkan impian-impian yang sering dijelaskan Coelho dalam setiap pelajaran berharga di dalam petualangan Santiago (tokoh utama The Alchemist) mewujudkan impiannya mencari harta karun di Piramida-Piramida Mesir.

Aku membayangkan bagaimana sebuah kehidupan yang ideal, dimana yang terjadi bukan lagi memikirkan bagaimana kita besok bisa makan; was-was tidak bisa melanjutkan sekolah karena tak ada biaya; atau telantar di rumah sakit karena tak cukup uang. Bukan lagi memikirkan semua itu, namun bagaimana mengembangkan potensi demi kemaslahatan manusia di bumi. Barangkali itulah gambaran ku membayangkan berkuasanya Islam pada waktu itu.

Sejarah telah mencatat, banyak ilmuan Muslim yang lahir dari peradaban itu. Sebut saja, Al-Khawarizmi, Abbas Ibn Firnas, Ibn Al-Haitham, dan masih banyak lagi. Mereka dan penduduk yang tinggal di dalam wilayah itu tidak lagi memikirkan; besok makan apa; biaya pendidikan, dan menyisihkan sejumlah uang untuk jaminan kesehatan. Dalam sistim Islam (Khilafah) semuanya telah dijamin negara.

Jadi, orang yang akan menggapai impian-impian dalam hidupnya dapat terfasilitasi dengan sebaik-baiknya. Tinggal orang itu mau atau tidak.

Maka ketika janji dari RasulNya tentang kembalinya Khilafah mengikuti metode kenabian nanti terwujud dan pasti akan terwujud, aku membayangkan akan banyak lahir anak-anak pandai yang menyerahkan hidupnya demi kemuliaan Islam kerena mereka menyaksikan keberhasilan Khilafah Islamiyah dalam mengatur kehidupan manusia.

Advertisements