Darimana Datangnya Al Qur’an: Orang Arab, Nabi Muhammad Saw, atau Allah Subhanahu Wa Ta’ala?

10_Quran_Seljuk-period_13th-century_Surah-beginnings-in-Mashew-Kufic_-Verses-Al-Hijr-15(93-99)-An-Nahl-16(1)__Photo(c)IslamicArtsMagazine
Qur’an periode Seljuk abad-13. Via: http://islamicartsmagazine.com

Siapapun orangnya yang meragukan kitab suci Al Qur’an, akan kalah argument dengan fakta kebenaran Qur’an itu sendiri. Semakin mendalami Al Qur’an akan semakin tersibak kebenaran demi kebenaran. Dalam awal-awal pembukaanya surat Al-Baqarah disebutkan, “Kitab (Al Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya.” Disini menunjukan bahwa Al Qur’an dijamin tidak ada keraguan. Orang yang masih ragu akan dikunci argumentnya dengan ayat 23 dalam surat yang sama:

“Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Qur’an yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al Qur’an itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.” (T.Q.S Al Baqarah ayat 23)

Sejak turunnya ayat ini hingga sekarang, tidak ada manusia yang mampu membuat semisal dengan Al Qur’an. Menurut orang yang memahami bahasa Arab, bahasa yang digunakan dalam Al-Qur’an, terkandung gaya bahasa sastra yang tinggi. Orang-orang arab pada zaman dulu, sezaman dengan diturunkannya Al Qur’an saja tidak bisa membuat yang semisal Al Qur’an, apalagi kita yang bukan orang arab dan bukan sastrawan atau penyair Arab.

Selain itu jika kita mencari-cari “kemungkinan” bahwa Al Qur’an karangan Nabi Muhammad Saw., argument itu  juga tidak bisa diterima. Faktanya Nabi Muhammad Saw. merupakan bagian dari bangsa arab juga. Bagaimanapun jeniusnya, beliau tetap manusia yang menjadi salah satu anggota dari bangsanya. Menurut ulama yang faham Al Qur’an dan hadits, mengatakan bahwa gaya bahasa Qur’an berbeda dengan gaya bahasa Hadits. Disini membutkikan bahwa, Al Qur’an bukanlah karangan Nabi Muhammad Saw. Maka “kemungkinan” terakhir adalah bahwa Al Qur’an datangnya dari Allah Swt.

Jadi, kamu masih meragukan isi Al Qur’an? “buatlah satu surat (saja) yang semisal Al Qur’an itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.”  (T.Q.S Al Baqarah ayat 23)

Kemudian dalam ayat selanjutnya, Allah Swt. menegaskan: “Maka jika kamu tidak dapat membuat (nya) dan pasti kamu tidak akan dapat membuat (nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir.” (T.Q.S Al Baqarah ayat 24)

Advertisements

One thought on “Darimana Datangnya Al Qur’an: Orang Arab, Nabi Muhammad Saw, atau Allah Subhanahu Wa Ta’ala?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s