Tags

, , , ,

Pemahaman tentang tumbuh-tumbuhan tersebut akan membawa kita pada pemahaman yang lebih mendalam jika kita berpikir dengan hati, bukan cuma dengan otak.

Dalam video kali ini, Ustadz Nouman Ali Khan menjelaskan pada kita tentang berpikir dengan hati. Mengapa berpikir dengan hati bukan dengan otak yang biasa kita gunakan untuk berpikir?

Sebelum mengetahui lebih lanjut, marilah kita baca terjemahan surat Al A’raaf ayat ke 179, berikut ini:

” Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai ”

Allah Swt. menciptakan surga untuk kita, tapi dari sekian manusia, ada yang tidak akan mewarisi surga yang telah Allah Swt. ciptakan. Karena mereka mempunyai hati, mereka mempunyai mata, mereka mempunyai telinga, tetapi tidak dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Ketiga hal tersebut jika dimanfaatkan dengan benar, akan menghantarkan kita ke surgaNya.

“Tapi kalau kamu tidak gunakan 3 hal ini, maka salahkanlah dirimu karena kamu sebenarnya punya alatnya.” kata Ustadz Nouman. Kemudian Beliau melanjutkan dengan analogi, “kamu punya mobil, tapi gak pernah dipakai, jangan salahkan orang lain, padahal bensinya penuh. Kamupun tahu arahnya, tapi kamu gak pernah pakai.”

Mengapa hati yang digunakan untuk berpikir bukan otak yang biasa digunakan manusia untuk berpikir? Ada pemahaman yang mendalam dalam pembahasan ini, Allah katakan, wahyu (ayat), keimanan adanya di dalam hati.

Beliau melanjutkan, “Misalnya saya sedang jalan-jalan dengan seorang ahli Geologi, atau dengan orang yang ahli tumbuh-tumbuhan.” Seorang ahli tersebut bisa menjelaskan tentang seluk beluk sebuah tumbuhan dengan kompleks,  “dia bisa beritahu saya spesies suatu pohon, dia bisa beritahu seberapa tua umur pohonnya, dia bisa beritahu saya kondisi optimal untuk menumbuhkan pohon ini seperti apa, kira-kira pohonnya akan mati atau tidak.”

Pemahaman tentang tumbuh-tumbuhan tersebut akan membawa kita pada pemahaman yang lebih mendalam jika kita berpikir dengan hati, bukan cuma dengan otak. Jika seseorang memikirkan sebuah tumbuhan dengan hati, maka yang akan terjadi adalah ia akan mengingat bahwa Allah Swt. menciptakan kehidupan dari yang mati. Karena kita mengetahui bahwa dulunya pohon tersebut hanya sebuah benih, lalu Allah Swt. menumbuhkannya.

Tidak hanya itu, jika kita berpikir dengan hati, kita juga diingatkan akan kematian, ketika melihat pohon. Disitulah pemahaman mendalam dengan kita berpikir dengan hati bukan cuma denga otak. Wallahu A’lam Bishawab

Dalam video di atas masih ada beberapa contoh yang bisa menjelaskan maksud berpikir dengan hati. Silakan ditonton untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut! Semoga bermanfaat.

Advertisements