Tags

, , , , , ,

Setelah manusia meyakini bahwa dirinya diciptakan oleh Sang Pencipta, yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah, “Untuk apa Sang Pencipta menciptakan saya di dunia ini?” Itulah pertanyaan yang akan muncul jika seseorang sudah meyakini bahwa Sang Pencipta itu ada.

Manusia akan mencari tahu tujuan dirinya diciptakan. Informasi tentang tujuan hidupnya bukan datang dari nenek moyang mereka, bukan juga dari apa yang akan menguntungkannya. Manusia mengetahui tujuan dirinya diciptakan tidak lain dan tidak bukan hanyalah dari Sang Pencipta itu sendiri. Karena Dialah yang menciptakan, maka sudah pasti Dialah yang menentukan tujuan hidup manusia.

Lantas, darimana kita bisa mengetahui tujuan hidup manusia, menurut apa yang difirmankan Sang Pencipta? Yakni dari kitab-kitab yang diturunkan melalui Rasul-Rasul utusanNya. Namun kitab-kitab terdahulu, seperti Zabur, Taurat, dan Injil, semuanya itu sudah tidak berlaku di zaman sekarang ini, karena Al-Qur’an telah menyempurnakan kitab-kitab terdahulu. Maka kita mengetahui tujuan hidup manusia dari Al-Qur’an, seperti yang telah dijelaskan dalam Al-Qur’an surat adz-Dzariyat: 56, berikut ini:

“Tidaklah Kuciptakan jin dan manusia kecuali supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. adz-Dzariyat: 56)

Dari video di bawah ini, kita akan diajak berpikir tentang keber-ada-an Sang Pencipta yang telah menciptakan manusia. Dan mengajak kita untuk berpikir rasional bahwa Al-Qur’an adalah kitab yang diturunkan Allah swt. bukan karangan manusia.

Kesimpulan setelah kita melihat video di atas adalah bahwa kita hidup di dunia ini pasti ada yang menciptakan. Dan pasti kehidupan di dunia ini ada tujuannya.  Kita juga diberikan buku panduan agar kita bisa sampai pada tujuan kita, yakni surga yang luasnya seluas langit dan bumi. Kita juga menyakini bahwa Al-Qur’an adalah firman Allah swt., terbukti dari ayat-ayat dalam Al-Qur’an yang menjelaskan tentang fakta yang ada, yang telah dikabarkan sejak 1400 tahun yang lalu. Namun kebenaran itu baru diketahui manusia lewat penelitian ilmiah, baru-baru ini.  Seperti, proses perkembangan janin hingga menjadi bayi, dan 2 jenis air laut yang tidak bercampur satu sama lain.

Salah satu kutipan dari video di atas, “Dan jangan biarkan hari itu (kematina) menjadi hari pertamamu mengetahui apa makna sebenarnya dari kehidupan. Bacalah!”

Advertisements