Tags

, , , , ,

Permuakaan bumi ini ditutupi air hampir 71%. Air merupakan unsur penting dalam kehidupan ini. Sunatullahnya tanpa air aku akan mati, begitu juga dengan tanaman dan hewan. Firaun dibinasakan oleh Allah SWT dengan air, ketika Firaun dan pengikutnya, mengejar Nabi Musa a.s membawa Bani Israel menyeberang laut merah. Di kedua kutub bumi kita pun sebagian besar air, lebih tepatnya es. Tapi bagaimana pun juga es berasal dari air.

Sungai-sungai yang mengalir dari tempat tinggi ke tempat yang rendah juga membawa air. Sifat air ini sering diibaratkan dengan kerendahan hati dalam mencari ilmu. Ketika manusia merasa paling baik, paling “tinggi”, paling pandai, ia akan sulit mendapatkan ilmu. Setiap hari manusia membutuhkan air, air untuk mandi, berwudlu, memasak, minum, irigasi, pengairan kebun, dll. Hujan pun turun membawa air, tidak ada hujan api, kecuali saat pasukan Abraha di binasakan oleh Allah SWT dengan burung ababil yang membawa kerikil dari neraka.

Air yang menggenang lama kelamaan akan busuk, sedangkan air yang mengalir akan bening dan jernih. Air sebagai tempat beraneka ragam ikan, penyu, udang, terumbu karang, dan semua biota laut hidup. Di laut airnya asin, dari yang pernah kudengar, jika air di laut itu tawar atau manis, maka setiap binatang, tumbuh-tumbuhan yang mati, akan menjadikan air menjadi tercemar. Jika hal itu terjadi, maka seluruh dunia akan tercemar, karena air hasil penguapan berasal dari laut yang tercemar, akan berakibat pada tercemarnya air yang dibawa hujan.

Banyak karya seni yang mengambil inspirasi dari air. Seperti sebuah lukisan ombak, puisi tentang hujan, memotret ilalang basah dengan embun yang hampir menetes. Air, bagi sebagian orang menjadi sumber penghasilan, ada yang menjual air dengan berkeliling, ada juga dengan memprivatisasi sumber mata air untuk dijadikan air minum dalam kemasan.

Dengan air, penduduk di daerah terpencilpun bisa mendapatkan listrik, karena dengan air, penduduk bisa membuat pembangkit listrik tenaga air. Dengan air juga, kaum yang membangkan pada zaman Nabi Nuh a.s dibinasakan oleh Allah, yang tersisa hanya orang-orang yang taat dan beraneka ragam binatang.

Dari air saja kita dapat melihat Ke-Maha-an Allah SWT. Maka nikmat Tuhan yang mana lagi yang kau dustakan.

Advertisements